Senin, 28 Februari 2011

Roy Cleveland Sullivan "The LIGHTNING MAN", 7 Kali Disambar Petir Tetap Hidup

Roy C Sullivan Foto www.google.com


Bagi yang pernah nonton film Curious Case Of Benjamin Button mungkin masih ingat ada adegan seorang kakek yang berulangkali bercerita pada Benjamin bahwa dia pernah disambar petir sebanyak 7 kali. Adegan itu membuat kita tersenyum ditengah film yang temanya sedih dan cukup serius. Ternyata kisah tentang orang yang disambar petir 7 kali dan tetap hidup itu bukan fiksi semata melainkan kisah nyata bahkan nama orang itu tercatat dalam daftar Guinness world Records

Orang itu Roy Cleveland Sullivan (Lahir 7 Februari 1912 - Meninggal September 28 1983), Roy adalah seorang pengawas hutan lindung di Shenandoah National Park di Virginia Amerika . Antara tahun 1942-1977 Roy disambar petir sebanyak 7 kali dan nyawanya selamat. Karena keajaibannya yang dialaminya dia dijuluki “Human Lightning Conductor” atau “Human Lightning Rod”. Inilah kisah tentang 7 kali disambar petir itu

1. Roy C Sullivan pertama kali disambar petir pada bulan April 1942. Pada saat itu Dia bersembunyi dari badai dalam menara yang baru dibangun dan tidak ada penangkal petirnya. Petir menyambar menara itu beberapa kali yang menyebabkan percikan bola api yang menyambar kemana mana, Roy lari keluar dari menara tapi petir sempat menyambar lalu melukai kaki kanan dan membuat sepatunya berlubang.

2. Peristiwa kedua terjadi bulan Juli 1969, anehnya dia tersambar petir pada saat sedang menyetir truknya. Awalnya petir itu menyambar pohon lalu memantul kearah jendela mobil yang terbuka dan mengenai wajahnya, mengakibatkan bulu mata, alis dan sebagian rambutnya terbakar. Kejadian itu membuat Roy kaget sehingga truk terus bergerak tak terkendali sampai berhenti di dekat tepi jurang

3. Pada tahun 1970, Sullivan disambar petir pada saat sedang berdiri dekat generator di halaman depan rumahnya. Membuatnya terjungkal dan bahu kirinya terbakar.

4. Peristiwa keempat terjadi pada tahun 1972, saat itu Roy sedang bekerja di Hutan Lindung Shenandoah. Sambaran petir itu mengakibatkan rambutnya terbakar, ia mencoba untuk meredakan api dengan jaketnya dan membasahi kepalanya dengan handuk basah. Walaupun Roy bukan seorang penakut, tapi setelah empat kali disambar petir ia mulai percaya bahwa ada sesuatu yang aneh dan sulit dicerna akal sehat seolah ingin menghancurkan dirinya dan hal itu membuatnya takut. Akhirnya kemanapun dia pergi, dia selalu membawa sekaleng air untuk berjaga-jaga jika suatu waktu dia terbakar lagi. Dia percaya bahwa dirinya jadi sasaran petir dimanapun dia berada bahkan ditengah kerumunan orang sekalipun.

5. Pada tanggal 7 Agustus 1973, saat Roy berpatroli di hutan, dia melihat segumpal awan seakan pertanda bakal ada hujan badai. Roy bergegas berlindung dalam truknya Dia lalu berbaring didalam truknya menanti awan itu menghilang, Ketika ia merasa sudah aman, lalu diapun keluar dari truknya. Tapi lucunya, begitu dia keluar petirpun segera menyambar akibatnya Rambut, tangan kiri dan kaki kirinya terbakar dan api membakar pula kaki kanannya tepat di bawah lutut. Dalam kondisi setengah sadar Roy merangkak ke truknya dan menyiramkan air ketubuhnya dari Kaleng air yang selalu dia simpan sebagai persediaan.

6. Pada tanggal 5 Juni 1976, Roy tersambar petir keenam kalinya, saat itu dia melihat segumpal awan lalu diapun berlari tapi anehnya gumpalan awan itu seakan-akan mengikutinya dan walaupun terlah berlari, tetap saja dia disambar petir. kejadian itu melukai pergelangan kakinya.

7. Pada pagi hari Sabtu, 25 Juni 1977, Roy sedang memancing di kolam air tawar ketika ia tersambar petir untuk yang ketujuh kalinya. petir itu membakar rambutnya, melukai kepala, perut dan dadanya tapi anehnya Roy tetap bisa bertahan hidup

Semua kisah Roy yang disambar petir tujuh kali telah didokumentasikan oleh Inspektur hutan lindung Shenandoah National Park yaitu R. Taylor Hoskins dan diverifikasi oleh beberapa dokter. Roy sendiri menyatakan bahwa pertama kali, dia disambar petir sebenarnyta bukan tahun 1942 tetapi jauh sebelumnya. Ketika dia masih anak kecil, pada saat itu ia membantu ayahnya untuk memotong gandum dalam lapangan, ketika petir menyambar dan melukai dirinya. Tapi Karena tidak ada bukti yang bisa menguatkan ceritanya, dia tidak pernah membahas peristiwa itu.

Sayang kisah hidupnya yang aneh dan luar biasa itu berakhir dengan tragis, Roy Tewas bunuh diri diusia 72 tahun karena patah hati dan frustrasi ditinggal wanita yang dicintainya.
Selengkapnya...

Vladimir Durov "The Beast Master"

Image and video hosting by TinyPic

Hanya dengan kekuatan pikirannya, dia dapat memerintahkan hewan untuk melakukan keinginannya. Vladimir Durov bukan pelatih hewan biasa. Sebagai pemain veteran dalam sirkus Rusia, ia mengaku menggunakan metode yang luar biasa untuk berkomunikasi dengan “rekan kerjanya” (para binatang) - melalui telepati. Profesor W. Bechterev, kepala institut untuk Investigasi Otak di St Petersburg, memutuskan untuk menguji klaim Durov.. Bechterev membuat daftar tugas.dia ingin salah satu anjing Durov untuk mengikuti perintah yang spesifik, tanpa waktu untuk latihan. Setelah mendengar atau membaca daftar tugas, Durov pergi ke Fox Terrier miliknya, Pikki, mengelus kepalanya dan menatap langsung ke mata anjing kecil itu – secara psikis dia mentransfer pikirannya langsung ke otak Pikki.. Durov melepas anjing itu dan Pikki segera pergi tentang melakukan tugas yang diberikan.. Berpikir bahwa mungkin Durov memberikan anjing itu petunjuk halus dengan mata, tes diulang dengan serangkaian tugas baru, tapi kali ini dengan Durov ditutup matanya dan hebatnya Pikki masih merespons perintah psikis tersebut
Selengkapnya...

NINA KULAGINA "the Lady Kinetitron", Telekinesis yang Sebenarnya

Image and video hosting by TinyPic

Nina Kulagina menjadi salah satu paranormal paling terkenal di Uni Soviet pada tahun 1960 karena prestasi yang menakjubkan di bidang telekinesis atau psikokinesis. Dalam film yang diselundupkan ke luar negeri, terlihat bahwa Kulagina dapat memindahkan benda-benda kecil diletakkan di hadapannya di atas meja. Di bawah pengamatan ilmiah yang sangat dekat, Kulagina akan menaruh tangannya beberapa inci di atas benda-benda, dan dalam beberapa saat mereka akan bergerak-gerak di atas meja. Korek api kayu, kotak-kotak kecil, rokok dan kaca semua akan bereaksi terhadap konsentrasinya yang tinggi. Kadang-kadang, benda-benda akan terus bergerak bahkan ketika ia menarik tangannya menjauh dari mereka. Pada awal 1970-an, bahkan Kulagina direkrut oleh pemerintah Soviet untuk melihat apakah dia dapat membantu sakit Nikita Khrushchev

Kulagina, yang lahir pada tahun 1926, bergabung dengan Tentara Merah di 14, masuk resimen tank selama Perang Dunia II, tetapi dia adalah seorang ibu rumah tangga pada saat itu bahwa kemampuan dugaan psikis ini dipelajari dan ia memasuki wacana internasional di 1960s.During yang Perang Dingin, film hitam-putih diam dia tampil untuk memindahkan objek di atas meja di depannya tanpa menyentuh mereka, diproduksi. Film ini diduga dilakukan di bawah kondisi yang terkendali untuk pemerintah Soviet dan akibat rangsangan bagi para peneliti psikis di seluruh dunia, beberapa di antaranya percaya bahwa mereka merupakan bukti yang jelas untuk keberadaan fenomena psikis. Menurut laporan dari Uni Soviet, ilmuwan empat puluh, dua di antaranya pemenang Hadiah Nobel, belajar Kulagina.In Investigasi psikologi, Larry Kettlekamp laporan bahwa Mikhailova difilmkan memisahkan telur rusak yang telah terendam air, bergerak terpisah putih dan kuning, selama hal mana perubahan fisik tersebut dicatat sebagai detak jantung dipercepat dan berubah, gelombang otak dan field.To elektromagnetik memastikan bahwa impuls elektromagnetik eksternal tidak ikut campur, ia ditempatkan dalam kandang logam sementara dia seharusnya menunjukkan kemampuan untuk menghapus ditandai dari batang korek api tumpukan korek api bawah kubah kaca.

Kulagina menyatakan bahwa ia pertama kali dikenal kemampuannya, yang ia percaya ia mewarisi dari ibunya, ketika dia menyadari bahwa barang spontan berpindah-pindah ketika ia sedang marah. Kulagina mengatakan bahwa untuk mewujudkan efek, ia membutuhkan masa meditasi untuk menjernihkan pikirannya dari semua pikiran. Ketika ia telah memperoleh fokus yang dibutuhkan, dia melaporkan nyeri di tulang belakang dan kabur penglihatannya. Kabarnya, badai mengganggu kemampuannya untuk melakukan tindakan psychokinetic.

Salah satu percobaan paling terkenal Kulagina terjadi di laboratorium Leningrad pada tanggal 10 Maret 1970. Setelah awalnya mempelajari kemampuan untuk memindahkan benda mati, para ilmuwan yang penasaran untuk melihat apakah kemampuan Nina diperpanjang ke sel, jaringan, dan organ. Sergeyev adalah salah satu dari banyak ilmuwan hadir ketika Nina mencoba untuk menggunakan energinya untuk menghentikan detak jantung katak mengambang dalam larutan. Dia mengatakan bahwa dia memfokuskan perhatian pada hati dan rupanya membuatnya berdetak lebih cepat, lalu lambat, dan menggunakan maksud ekstrim pemikiran, menghentikannya.

Pada tahun 1974 Jürgen Keil, dari University of Tasmania membayar kunjungan mendadak ke Kulagina. Menurut Keil dia ramah dan mengundang ilmuwan di tanpa persiapan dan juga meminta mereka untuk tinggal untuk makan malam. Kulagina dilakukan tanpa persiapan sebelumnya dan difilmkan selama makan malam.

Pada akhir 1970-an, serangan jantung fatal dekat dipaksa Kulagina untuk skala kembali aktivitasnya. Menurut laporan yang dihasilkan oleh Dr Zverev, detak jantung tidak teratur, ia gula darah tinggi, dan sistem endokrin nya terganggu. Selama jangka panjang, dia menderita sakit di lengan dan kaki, tidak bisa mengkoordinasikan dengan baik, dan pusing berpengalaman. Laporan itu mengatakan bahwa gejala ini adalah hasil dari kerja keras paranormal, dan terbatas kemampuannya untuk menunjukkan psikokinesis dalam kondisi yang terkendali.

Selengkapnya...

Sabtu, 19 Februari 2011

Tiap Manusia Bisa Membaca Pikiran Orang Lain


Banyak anggapan bahwa membaca pikiran adalah pekerjaan seorang psikolog, paranormal atau bahkan dukun. Namun, percaya atau tidak, dalam kehidupan sehari-hari, anda semua adalah seorang pembaca pikiran. Sebab, tanpa kemampuan untuk mengetahui pikiran serta perasaan orang lain, kita semua tak akan mampu menghadapi situasi sosial semudah apapun.Dengan membaca pikiran, kita dapat membuat perkiraan tentang tingkah laku seseorang lalu membuat kita dapat menentukan keputusan berikutnya.


Jika kita melakukan pembacaan ini dengan buruk, dampaknya bisa serius: konflik bisa saja terjadi akibat kesalahpahaman. Contoh yang nyata kesulitan mengenali pikiran dan perasaan orang lain—mindblindness, dapat dilihat pada penyandang autisme, dimana ketidakmampuan tersebut menjadi suatu kondisi yang mengganggu.


Kemampuan membaca pikiran ini, yang oleh William Ickes—profesor psikologi di University of Texas, disebut sebagai emphatic accuracy.


Darimana asalnya?

Kemampuan (terbatas) kita untuk membaca pikiran menurut Ross Buck–profesor Communication Sciences di University of Connecticut, memiliki sejarah yang amat panjang. Dikatakannya bahwa, melalui jutaan tahun evolusi, sistem komunikasi manusia berkembang menjadi lebih rumit saat kehidupan juga menjadi lebih kompleks. Membaca pikiran lantas menjadi alat untuk menciptakan dan menjaga keteraturan sosial; seperti membantu mengetahui kapan harus menyetujui sebuah komitmen dengan pasangan atau melerai perselisihan dengan tetangga.


Kemampuan ini sendiri muncul sejak manusia dilahirkan. Bayi yang baru lahir lebih menyukai wajah seseorang dibandingkan stimulus lainnya, dan bayi berusia beberapa minggu sudah mampu menirukan ekspresi wajah. Dalam 2 bulan, bayi sudah dapat memahami dan berespon terhadap keadaan emosional dari pengasuhnya. Nancy Eisenberg, profesor psikologi di Arizona State University dan ahli dalam perkembangan emosional, menuturkan bahwa bayi berusia 1 tahun mampu mengamati ekspresi orang dewasa dan menggunakannya untuk menentukan tingkah laku berikutnya.


Lanjutnya, bayi usia 2 tahun mampu menyimpulkan keinginan orang lain dari tatapan matanya, dan di usia 3 tahun, bayi dapat mengenali ekspresi wajah gembira, sedih atau marah. Saat menginjak usia 5 tahun, bayi sudah memiliki kemampuan dasar untuk membaca pikiran orang lain; mereka telah memiliki “teori pikiran.” Bayi tersebut mampu memahami bahwa orang lain memiliki pemikiran, perasaan dan kepercayaan yang berbeda dengan yang mereka miliki.


Anak-anak tadi mengembangkan kemampuan membaca pikiran dengan mengamati pembicaraan orang dewasa, dimana mereka membedakan kompleksitas aturan dan interaksi sosial. Selain itu, kegiatan bermain dengan teman sebaya juga dapat melatih anak untuk membaca pikiran anak lainnya. Namun, tak semua anak bisa mengembangkan kemampuan ini. Anak-anak yang mengalami penelantaran dan kekerasan cenderung mengalami hambatan dalam mengembangkan kemampuan membaca pikiran ini. Sebagai contoh, anak yang dibesarkan dalam keluarga yang penuh dengan kekerasan, mungkin akan jauh lebih peka terhadap ekspresi marah, walaupun sesungguhnya emosi marah tidak muncul.


Lanjut lagi, kemampuan membaca pikiran yang lebih maju biasa muncul pada masa remaja akhir. Hal ini terjadi karena kemampuan untuk menyimpan perspektif dari beberapa orang di saat yang sama—dan lalu mengintegrasikannya dengan pengetahuan kita dan orang yang bersangkutan itu—seringkali membutuhkan kemampuan otak yang sudah jauh berkembang.


Bagaimana Membaca Pikiran?

Membaca bahasa tubuh adalah komponen inti dari membaca pikiran. Lewat bahasa tubuh, kita bisa mengetahui emosi dasar seseorang. Peneliti menemukan bahwa ketika seseorang mengamati gerak tubuh orang lain, mereka dapat mengenali emosi sedih, marah, gembira, takut dll, bahkan ketika pengamatan hanya dilakukan dengan pencahayaan yang minim.


Ekspresi wajah juga merupakan penanda bagi kita untuk dapat mengetahui apa yang dipikirkan orang lain. Namun sayangnya, banyak dari kita yang tidak mampu untuk mendeteksi ekpresi ini. Salah satu sumber yang kaya akan penanda ini adalah mata seseorang; otot-otot di sekitar mata. Mata seseorang adalah sumber penanda yang paling kaya jika dibandingkan bagian lain yang ada di wajah. Contohnya: mata yang turun ketika sedih, terbuka lebar ketika takut, terlihat tidak fokus kala sedang berkhayal, menatap tajam penuh kecemburuan, atau menatap sekitarnya ketika tidak sabar.


Kita dapat semakin tahu pikiran orang lain dari komponen-komponen dalam percakapan—kata-kata, gerak tubuh, dan nada suara. Namun diantara ketiganya, Ickes menemukan bahwa isi pembicaraan menjadi komponen terpenting dalam membaca pikiran dengan baik.


Menjadi Pembaca Pikiran Ulung

Lalu, bagaimana kita bisa menjadi seorang pembaca pikiran yang lebih baik? Tim dari Psychology Today telah merumuskan beberapa hal yang bisa membantu kita membaca pikiran.


- Kenalilah orang lain.

“Kemampuan membaca pikiran akan meningkat, semakin kita mengenal lawan bicara kita,” kata William Ickes. Jika kita berinteraksi dengan seseorang selama kurang lebih sebulan, kita akan lebih mudah untuk mengenali apa yang ia pikirkan dan rasakan. Hal tersebut dapat terjadi karena: kita mampu mengartikan kata-kata dan tidakan orang lain dengan lebih tepat, setelah mengamatinya dalam berbagai situasi; kedua, kita mengetahui apa yang terjadi dalam hidup mereka, dan mampu menggunakan pengetahuan itu untuk memahami mereka dalam konteks yang lebih luas.


- Minta umpan balik.

Penelitian menunjukkan bahwa kita dapat meningkatkan kemampuan membaca dengan cara menanyakan kebenaran dari tebakan kita. Misalnya, “Saya mendengar, sepertinya Engkau sedang marah. Benar tidak?”


- Perhatikan bagian atas dari wajah.

Emosi yang palsu, biasanya diungkapkan pada bagian bawah wajah seseorang. Sedangkan, menurut Calin Prodan—profesor neurologi di University of Oklahoma Health Sciences Center, emosi utama bisa dilihat dari sebagian ke atas wajah, biasanya di sekitar mata.


- Lebih ekspresif.

Ekspresivitas emosi cenderung timbal balik. Ross Buck, “semakin kita ekspresif, semakin banyak pula kita akan mendapat informasi mengenai kondisi emosional dari orang lain di sekitar kita.”


- Santai.

Menurut Lavinia Plonka, pengarang Walking Your Talk, seseorang cenderung “menyamakan diri” dengan lawan bicaranya melalui postur tubuh dan pola napas. Jika anda merasa tegang, teman bicara anda bisa saja, secara tak sadar, menjadi tegang pula lalu terhambat, dan akhirnya menjadi sulit untuk dibaca. Ambillah napas panjang, senyumlah, dan coba untuk menampilkan keterbukaan dan penerimaan kepada siapapun yang bersama anda.


Tinjauan Kritis

Perlu kita ingat, bahwa ekspresi emosi bisa berbeda di berbagai budaya. Ekspresi sedih di satu budaya, bisa jadi diinterpretasikan sebagai emosi lain di budaya lain. Jadi jika ingin membaca seseorang, kita perlu memperhatikan pula unsur budaya yang berlaku di tempat tinggal orang itu, jangan sampai salah menebak, atau bahkan memicu terjadinya kesalahpahaman.


Kita juga tak bisa mengesampingkan fenomena membaca pikiran ini sebagai sebuah fenomena yang biasa diasosisasikan dengan kemampuan supranatural, sebab percaya tidak percaya, memang ada orang-orang yang memiliki kemampuan untuk membaca pikiran yang sulit dijelaskan ilmu pengetahuan. Setidaknya penulis telah menemukan beberapa orang dengan kemampuan membaca pikiran, yang bahkan mampu melihat masa depan dan berbagai macam hal yang sulit diterima nalar.


Sumber : popsy.wordpress.com
Selengkapnya...

Minggu, 13 Februari 2011

Escapology dasar

 
 
Dalam beberapa show kita sering menyaksikan magician yang diikat dengan berbagai simpul dan harus meloloskan diri dalam waktu tertentu. Dalam melakukan trik tersebut, yang paling penting dilakukan adalah membebaskan ikatan tangan. Jika ikatan tangan sudah terlepas, seerat apapun ikatan di bagian tubuh lain pasti bisa dilepaskan.

 
 
 
 
 
   
Oleh karena itu, ada sebuah trik khusus dalam membuat simpul yang mengikat pergelangan tangan. Berikut gambar dan penjelasannya :


Setelah lepas, yang dilakukan selanjutnya tinggal mencari kunci yang tepat untuk borgol, melepaskan ikatan kaki, dan meloloskan diri.

Note : Trik yang sama juga dapat diterapkan untuk ikatan leher, ditarik oleh dua orang bersamaan, namun alih-alih tercekik, tali/rantai justru terurai.
Selengkapnya...