Rabu, 10 November 2010

MAGIC AUDIENCE @ SCHOOL

Artikel ini saya tulis sebagai referensi bagi para pembaca blog yang mungkin ingin menampilkan trik di sekolah mereka. Selain itu, banyak diantara magician-magician baik yang sudah profesional maupun in training, mayoritas berstatus sebagai pelajar termasuk saya. Ketertarikan saya menulis artikel ini dlatarbelakangi oleh survey yang dilakukan Mas Wiku sendiri terhadap audiensnya yang ditulis dalam ebook APOLOGY (Different Countries, Different Reactions) Karena saya pribadi  masih minim pengalaman dalam bermain magic, saya menulis artikel ini juga berdasarkan sharing dari adik saya yang lebih dahulu mempelajari seni magic dan juga teman saya, Michael Setiawan yang sering menampilkan magic di depan banyak orang.
Di lingkungan sekolah pastilah kita akan bertemu orang-orang yang kurang lebih sebaya dengan kita yang memiliki karakter yang berbeda-beda. Siswa-siswa di sekolah cenderung mengelompokkan diri dengan teman yang memiliki karakter kurang lebih sama. Berdasarkan fakta tersebut, saya mengelompokkan audiens-audiens pertunjukan magic di sekolah. Berikut hasil survey saya.

Sociophobics
Ciri-ciri orang yang termasuk dalam kelompok ini adalah mereka sering kesulitan berinteraksi dengan teman-teman lainnya, kebanyakan karena mereka kurang memahami cara berkomunikasi yang baik dan tidak percaya diri. Tetapi dibalik kekurangan mereka tersebut, mereka sebenarnya ornag-orang yang cukup ramah untuk diajak berteman. Awalnya memang cukup sulit mengajak mereka untuk bermain magic, namun jika Anda mampu memahami mereka dengan baik, mereka akan bersedia untuk diajak bermain. Bahkan kemungkinan besar tidak akan terbersit di benak mereka untuk mencoba membongkar trik Anda. Risiko trik Anda terbongkar cukup kecil, sehingga trik apapun yang Anda mainkan cukup ampuh untuk memukau mereka. Manfaatkan rasa percaya diri Anda untuk mempengaruhi pikiran mereka.

Non-blocks
Meskipun mereka ramah dan terbuka kepada siapa saja, mereka sering tidak dikenal oleh kelompok tertentu. Jika Anda amati, mereka sering bergaul dengan kelompok pertama dan ketiga. Dapat dikatakan mereka adalah audiens yang terbaik. Perhatikan kemampuan bicara dan kemampuan memainkan trik Anda secara seimbang. Meskipun mereka mengetahui trik Anda, mereka tetap akan menghargai usaha Anda untuk menghibur mereka. Tetapi jika Anda melakukan suatu kesalahan, mereka mungkin akan menolak jika Anda mengajak mereka bermain kedua kalinya. Mereka respek terhadap orang yang rendah hati, jadi jangan pernah menyombongkan diri dalam menampilkan trik di depan mereka 

Brainiacs
Orang-orang yang berprestasi dalam bidang pelajaran baik di dalam dan di luar sekolah termasuk dalam kelompok ini. Mungkin banyak pula magician yang termasuk dalam kelompok ini. Meskipun mereka memiliki kepribadian yang baik, tidak akan menjamin trik Anda luput dari usaha mereka membongkar trik Anda. Mereka tidak akan segan mengolok-olok Anda jika Anda melakukan kesalahan. Namun, ada weak spot yang bisa Anda manfaatkan, yaitu dengan memainkan trik-trik Anda dengan tempo yang cepat. Gabungkan flourish yang bervariasi jika Anda memainkan kartu, atau pengaruhi pikiran mereka dengan teknik forcing. Jika Anda mampu memadukan ketiga skill tersebut, mereka akan ketagihan dan meminta Anda untuk memainkan trik lagi di depan mereka. Karena pintar, mereka memiliki rasa gengsi yang cukup tinggi, jadi jangan sekali-kali berniat membuat mereka terlihat bodoh saat memainkan trik Anda. 

Populars-School Athletes
Mungkin kelompok ini memiliki tingkat kesulitan tertinggi di antara kelompok 1-4. Kelompok ini cenderung menjadi heckler yang berusaha mempermalukan Anda. Parahnya lagi, cukup banyak diantara kelompok ini yang mempelajari magic. Akan tetapi, kebanyakan dari mereka mempelajari hanya agar sekedar tahu dan ingin terlihat hebat, jadi tidak sedikit yang “banting setir” dari magician menjadi heckler. Mereka memiliki rasa percaya diri yang tinggi, sehingga cukup mengintimidasi bagi beberapa teman-temannya. Tapi tenang saja, karena selama Anda memiliki kepercayaan diri yang tinggi dan kemampuan berkomunikasi dan memainkan trik yang baik, Anda akan mempu menaklukkan mereka. Perhatikan eye contact Anda dengan mereka waktu bermain, karena mereka akan menilai percaya diri tidaknya seseorang dari cara seseorang berinteraksi dengan mereka baik verbal maupun non verbal. Seperti saat meladeni kelompok 3, mainkan trik Anda dengan tempo cepat dan masukkan banyak trik-trik flourish dan kecepatan tangan. Jangan mengintimidasi mereka jika mereka salah mengikuti instruksi Anda, dan gunakan bahasa yang non formal agar mereka merasa nyaman bermain dengan Anda dan instruksi Anda dapat lebih dipahami dengan baik. Jika Anda berhasil memainkan trik dengan mereka, dijamin satu sekolah bakal mengenal Anda sebagai magician dalam waktu yang singkat.

Girls
Ada tips khusus bagi magician-magician yang ingin menampilkan trik di depan kaum hawa. Mungkin banyak dari Anda yang sudah mengetahui tips ini, karena juga dibahas dalam ebook APOLOGY dari Mas Wiku. Tipsnya cukup simpel : TALK LESS, DO MORE. Penonton wanita cenderung bosan apabila Anda menampilkan magic yang tidak disertai trik2 yang menarik mata. Jadi jika Anda ingin tampil di depan penonton wanita, belajarlah banyak trik flourish dan kecepatan tangan. Meskipun flourish agak merepotkan untuk dipelajari, trik2 tersebut cukup bermanfaat sebagai pengalih perhatian saat Anda melakukan crucial move dari trik Anda, mereka tidak akan curiga bahwa Anda mengatur posisi dari kartu mereka jika Anda mengkombinasikan charlier yang disambung dengan false cut (yang sering saya latih) misalnya. Buatlah mereka berpikir begini seusai permainan : “yah selesainya cepet amat, maen lagi dong”. Dengan rasa percaya diri yang tinggi, Anda akan dapat membuat mereka menuruti semua instruksi Anda. Jika Anda sering berhasil melakukan show Anda di depan mereka, bersiap-siaplah diperebutkan cewek satu sekolah.

Demikian hasil survey saya. Satu hal lagi yang perlu Anda perhatikan adalah TEMAN-TEMAN ANDA BISA SAJA TERMASUK DALAM LEBIH DARI SATU KELOMPOK DI ATAS. Jika demikian, Anda perlu mengamati, sifat kelompok mana yang dominan dalam karakter mereka. Saya pribadi sering dikatakan seorang SOCIOPHOBIC, tapi saya juga sering berkumpul dengan kelompok BRAINIAC. Perbedaan-perbedaan ini bermanfaat secara positif dalam menampilkan magic, dimana seorang magician harus bisa MENGHARGAI ORANG LAIN. Tentu Anda pribadi juga termasuk mungkin salah satu dari kelompok-kelompok di atas. Namun, Anda tidak boleh memandang sebelah mata teman-teman Anda yang mungkin termasuk kelompok lainnya. Sekian artikel ini dan...

SELAMAT MENCOBA.

Note  :  Ebook "Apology" karya Wiku Pulangasih the Online Magician bisa didownload di alamat berikut :
source : wikumagic.org
Selengkapnya...

1000 Miracle for Indonesia

Hari ni gw baru dapet message dari bang Oge , yang isinya kaya gini :

Indonesia sedang bersedih dan banyak dari sodara-sodara kita yang sedang mengalaminya dengan adanya meletusnya gunung merapi, tsunami di mentawai dan musibah yang terjadi di wasior, nah dengan adanya hal itu maka TRILOGY ingin sedikit membantu sodara-sodara kita yang tertimpa musibah tersebut dengan mengadakan penggalangan dana, dan kita juga mengundang para pesulap untuk turut berpartisipasi dalam hal ini dengan akan dbuatnya acara dalam mengumpulkan pesulap sebanyak 1000 orang ( 1000 miracle for indonesia ) bagi para teman2 pesulap dapat mengubungi teman-teman di TRILOGY untuk turut berpartisipasi dan bagi teman2 yang bukan pesulap dapat menyumbangkan apa saja ( dalam bentuk uang, pakian bekas layak pakai, makanan jadi - mie instan dll, keperluan bayi, dll )
acara akan diselenggarakan akhir november 2010.
Info lebih lanjut bisa menghubungi ado 087881753101

cheers to life and magic!

best,

Oge Arthemus


"when miracle happened for the better"
Selengkapnya...

Selasa, 09 November 2010

Yang terjadi jika kita bergerak dengan kecepatan cahaya

Apa yang terjadi jika kita bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecapatan cahaya? Hmm, kita bahas, yuk, daripada bengong...

Saat ini adalah sudah 105 tahun sejak Einstein pertama kali memperkenalkan Theory of Special Relativity yang menjelaskan apa yang terjadi pada suatu objek pada kecepatan cahaya.

Sebenarnya ada banyak yang harus dipelajari terkait pertanyaan tadi. Tapi kita langsung saja melihat apa yang terjadi pada suatu benda saat kita membuatnya bergerak mendekati kecepatan cahaya. Ada tiga hal penting:

1.Kontraksi. Ini akan terjadi pada semua orang. Jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, lalu seseorang yang melihat kita, akan melihat kita mengecil. Tapi dari sisi kita, segala sesuatu yang kita lihat akan terlihat bergerak ke arah belakang kita mendekati kecepatan cahaya, dan juga seperti memiliki dimensi yang mengecil.

2.Melambatnya Waktu. Fenomena ini disebut dilasi (dilation), dan lagi, ini terjadi pada semua orang. Artinya bahwa jika kita bergerak mendekati kecepatan cahaya, semua orang yang melihat kita akan melihat bahwa waktu akan berjalan lebih lambat untuk kita: arloji kita berjalan lebih lambat, umur kita melambat, detak jantung kita melambat, dst. Tapi kita juga melihat hal yang sama, umur orang-orang itu melambat, dst. Tapi jika kita pergi dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya dan lalu kita kembali ke bumi pada kecepatan bumi, kita akan menemukan fakta bahwa selama perjalanan kita, meski umur kita berjalan normal seperti biasa, yang terjadi di bumi lebih lama waktu yang telah terlewati.
Mari kita lihat bagaimana ini terjadi. Lihat video ini:

3.Lebih banyak energi yang dibutuhkan untuk menambah kecepatan. Beberapa dari Anda yang tahu sedikit fisika tahu bahwa besarnya energi dari suatu partikel adalah E=mc2. Beberapa dari Anda juga tahu bahwa Energi Kinetik = 1/2 mv2. Tapi saat Anda bergerak mendekati kecepatan cahaya, hal itu butuh dan butuh lagi lebih energi untuk bergerak lebih cepat. Pada grafik di bawah ini, garis ungu adalah formula lama untuk energi kinetik, tapi garis merah merupakan energi yang sebenarnya (relativistic). Catat bahwa Anda tidak akan pernah benar-benar sanggup mencapai kecepatan cahaya, tapi bahwa energi itu mendekati tak terbatas (infinity).
Jadi itulah yang terjadi saat suatu benda biasa mendekati kecepatan cahaya: terlihat mengalami kontraksi, waktu melambat, dan kebutuhan akan energi yang lebih besar untuk menambah kecepatannya. Atau misalnya, sesuatu yang tidak memiliki massa (seperti foton, atau mengkin gravitasi), harus bergerak pada kecepatan cahaya.

Tapi katakanlah Anda punya pesawat ruang angkasa, dan entah bagaimana caranya memutuskan untuk bepergian pada kecepatan cahaya. Apa yang terjadi?
Okeh, jika Anda menggunakan seluruh energi di jagat raya untuk pesawat ruang angkasa Anda, Anda mungkin bisa mendekati kecepatan cahaya. Seberapa dekat? Kecepatan cahaya tepatnya 299,792,458 meter/detik. Dan Anda bisa mencapai antara kira-kira 1 x 10-30 meter/detik dari angka itu - udah bagus banget. Taruhlah Anda mencapai kecepatan itu, apa yang akan terjadi?
 Pertama, seluruh jagat raya akan berkontraksi menjelma menjadi hanya beberapa milyar kilometer - kurang dari satu tahun cahaya!
 Kedua, waktu akan melambat begitu hebat, hingga umur Anda akan hanya beberapa detik sementara jagat raya pada kenyataannya telah bertambah umur trilyunan tahun!
 Galaksi akan berfusi, bintang-bintang akan lahir dan meledak dalam sekejap mata.
 Dan akhirnya, Anda mungkin akan menjadi yang pertama kali melihat takdir dari jagat raya; jika jagat raya punya akhir, Anda bisa melambatkan waktu begitu hebat untuk Anda sendiri sehingga mungkin Anda tidak hanya melihatnya, Anda mungkin melakukannya hanya dalam hitungan detik.

Jadi masalahnya bukan hanya bagaimana mencapai kecepatan cahaya, tapi ada alasan lain kenapa mending kita gak usah mencoba melakukannya.

sumber: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2010/10/bergerak-dengan-kecepatan-cahaya.html
Selengkapnya...

Benarkah Bersalaman Adalah Lambang Okultisme (Setan)?

Bersalaman (handshake) adalah hal yang wajar dalam kehidupan. Bahkan dengan bersalaman kita bisa mempererat tali persahabatan dan persaudaraan. Tapi bagaimana apabila beberapa jenis gaya bersalaman yang kita lakukan sebenarnya adalah ‘milik’ dari illuminati dan freemasonry??
"PLEASED TO MEET YOU : THE HISTORIC HANDSHAKES THAT SHOOK THE WORLD."--- The Independent Newspaper ---

Ya, kutipan diatas diambil dalam salah satu judul artikel dari koran The Independent, judul ini mengikuti isi dari artikelnya yang berisikan pertemuan – pertemuan bersejarah yang diikuti dengan simbolisasi bersalaman ala Masons (Geomasonic Grips) antara lain Gerry Adams dan Bill Clinton, 12 Desember 1995; Kim Jong-il dan Kim Dae-Jung, 12 Desember 2000; Yasser Arafat dan Atal Vajpayee, 6 January 2002; Dan juga salah satu yang paling mencuri perhatian, kejadian yang terjadi di Versoix, Switzerland, 9 November 1985 yaitu antara Ronald Reagan and Mikhail Gorbachev.
 
Presiden Lyndon B. Johnson (3rd degree Master Mason) ‘memberikan’ Masonic Handshakes kepada J. Robert Oppenheimer, seorang ilmuwan yang mengawasi proyek nuklir pertama dalam Project Manhattan. Hal ini juga bisa diartikan sebagai kesepakatan pembuatan senjata pemusnah massal (NWO plans).



Duke of Kent, Inggris. Mempertahankan kedudukannya sebagai ‘Head of the United Lodge’ (The Most Worshipful Grand
Master) , perkumpulan Masonic terbesar di Inggris. Sekali lagi, dengan simbolisasi ‘grip’ ala freemason tentunya.





Buku karya Stephen Knight yang berjudul “The Brotherhood : The Secret World of The Freemasons” menciptakan sensasi dan kehebohan pasca dirilisnya buku tersebut karna dalam isinya, buku tersebut seperti ingin ‘menelanjangi’ pihak kepolisian, pengadilan dan pemerintahan Inggris dalam hubungannya dengan Kelompok Freemasonry.

Cover buku ini sekaligus menggambarkan betapa pentingnya simbol ‘bersalaman’ ala freemason.






Meskipun hanya terdapat dalam uang pecahan US$ 5 cent, namun lambang ini juga ikut ‘meramaikan’ gambar – gambar simbolik freemasonry dalam mata uang Dollar.







Sudah cukup mungkin, contohinnya. Tapi apakah tidak terlalu memaksakan menurut kalian, gambar – gambar diatas?? Apakah seperti kata – kata TYrips pada awal tulisan yaitu semuanya adalah hal yang wajar, karna bersalaman adalah salah satu simbol mempererat tali persaudaraan dan sebagainya!! Apa yang membuat TYrips sampai berani menulis semuanya itu sebagai salah satu dari occult symbols lainnya??
Gambar ini adalah dewa dari bangsa babylonia kuno yaitu Nebo (Raja Nebudkanezar). Sebuah ‘grip’ yang ditunjukkan oleh sang Raja Nebudkanezar, melambangkan simbol okultisme yang mungkin ‘telah’ dicontoh oleh organisasi Freemason.

Raja Nebudkanezar sendiri dalam kitab Daniel (Christian Holy Bible) adalah seorang Raja yang ingin memusnahkan hamba Allah Daniel dan kawan – kawannya.
Gambar ini diambil dari British Museum, London.




Lalu berikut ini beberapa gambar dari Masonic Handshakes yang diambil dari “Richardson’s Monitor of Free-masonry
ini juga Beberapa gambar Masonic Handshakes and Grips yang diambil dari “Duncan s Masonic Ritual and Monitor, 3d Ed
Gambar ini diambil dalam buku“Mormonism's Temple of Doom”, karya William Schnoebelen dan James Spencer. Kedua penulis tersebut adalah mantan pengikut Gereja Mormon. Dalam bukunya, mereka menjelaskan tentang simbolisasi handshakes, grips dan ritual freemasonry juga berhubungan dengan Gereja Mormon (LDS). Sang pendiri Gereja Mormon , Joseph Smith belakangan diketahui juga adalah seorang freemasonry, sehingga ideologi dan Doktrin dari kedua organisasi kurang lebih sama.

 The Mysterious “X” Factor
The Illuminist/Masonic meaning of the X is simply this: It is the sign of Osiris, the
great (Egyptian) sun god...
--- Texe Marrs ---

Pernah nonton film porno blum?? Kalian tahu gak kenapa film porno disebut juga film ‘X’?? atau Pernah / suka nonton X-files gak?? X-men karya Marvel, suka?? Planet Nibiru disebut juga Planet..? Planet X!! Yeeahh..,

Dan masih banyak lagi kata – kata yang menggunakan huruf ‘X’ didalamnya. Trus yang pake kata ‘X’ bisa diartikan adalah Freemasons / illuminati??

“X” sebagai simbol dewa matahari
Menurut DR. C.J. Koster, Kepala Penelitian Kitab Injil di Afrika Selatan, huruf ‘X’ merupakan lambang dari Chaldean yaitu Dewa Matahari bangsa Babylonia kuno. Koster mengatakan bahwa huruf tersebut merupakan simbol kuno bangsa babylon yang juga mengarah pada konotasi Sexual . Dalam bahasa Semitic kuno, ‘X’ juga diartikan sebagai lambang persilangan.

Dalam kelompok Freemasonry, ‘X’ sangat sering dipergunakan dalam hampir setiap kesempatan. Hal itu disebabkan karna kontotasi sexual yang tinggi juga karna lambang ini merupakan lambang asli bangsa Babylon kuno (bangsa ini merupakan salah satu bangsa idola dari Freemasonry).

Dalam Scottish Rite Journal (Official Journal dari Mother Supreme Council), Salah satu 33rd Degree (Mason), Jim Tresner mengatakan bahwa lambang ‘X’ merupakan lambang yang sangat mendominasi ritual Knight of the East and West. Dia juga mempertegas bahwa ritual 17th Degree ini adalah salah satu ritual terkuat yang memiliki arti yang sangat dalam bahkan salah satu juga yang terkuat dalam ritual – ritual degree lainnya.

“Here, we encounter raw spiritual energy and we begin to glimpse the spiritual power which is available to the person who is able to access it”
--- Jim Tresner, 33rd degree Mason ---

“X” dalam Masonic Lodge
Ritual Knight of the east and west bukan merupakan satu – satunya perayaan Kelompok ini yang menggunakan simbol X. Dalam Royal Arch's Super-Excellent Master's Degree, tanda pertama yang diberikan para pengikutnya adalah dengan menyilangkan kedua tangan di dada mereka (lihat gambar disamping). Tanda ini mengarah pada kesetiaan dan hukuman penalti yang akan diterima para anggotanya apabila membocorkan rahasia organisasi (lihat tulisan berikutnya tentang ‘X’ sebagai lambang kematian). Lalu tanda kedua (gambar sebelah kanan) yang akan ditunjukkan / diperlihatkan oleh Master Mason Degree yang terpilih, dengan menyilangkan keduatangannya dibagian leher. Arti tanda ini kurang lebih sama dengan tanda pertama tadi yaitu mengingatkan sebuah hukuman yang akan datang apabila berani membocorkan rahasia mereka.

“X” sebagai Lambang Kematian
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, dimana Tanda X bisa juga diartikan peringatan hukuman bagi yang melanggar peraturan / membocorkan rahasia organisasi. Penalti yang akan ditaggung adalah mungkin yang terburuk, yaitu kematian. The Monitor of the Work, Lectures, and Ceremonies of Ancient Craft Masonry for the Grand Lodge of the State menggambarkan betapa pentingnya lambang X dan kaitannya dengan kematian dalam contoh salah satu ritual pemakaman

Sang pemimpin kehormatan acara penguburan mengarahkan tangannya kearah kubur dengan telapak tangan mengarah ke kubur tersebut, diikuti para anggota yang lain lalu berkata,
'To the grave we consign the mortal remains of our deceased brother.'
Kemudian tangan si mayat tersebut disilangkan pada daerah dadanya (membentuk huruf X) lalu jari – jarinya menyentuh bahunya.

“X” dan bangsa Mesir
Selain 'All seeing eye' (Legenda Ra) yang menjadi simbol kelompok illuminati, Legenda - legenda bangsa Mesir juga ternyata berkaitan dengan tanda 'X' tersebut.





















Patung kuno Mesir kuno (kiri) melambangkan X sebagai tanda suci buat Dewa Osiris.
Dan kanan adalah Mummy dari Ramescs The Great (1279 – 1213 SM)
Gambar dari Tomb Rameses I Valley of the Kings, West Thebes di Mesir

Sumber : http://www.tyrips.co.cc/2010/06/simbol-okultisme-symbols-and-signs-ii.html
Selengkapnya...

Ilmuwan Salah Hitung, 'Kiamat' Bangsa Maya Bukan 2012

http://www.mayanpredictions.net/wp-content/uploads/2010/03/cometrue.jpg
Tahun 2012 pernah jadi sangat penting dan membuat ketar-ketir gara -gara muncul film Hollywood bertema kiamat, '2012'.

Film besutan sutradara Roland Emmerich itu memanfaatkan mitos akhir penanggalan Bangsa Maya, 21 Desember 2012, sebagai hari kehancuran dunia.

Saat ini, tahun 2012 kembali disebut-sebut gara-gara terbit buku berjudul "Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World" (Kalender dan Tahun II: Astronomi dan Waktu di Dunia Kuno dan Abad Pertengahan) terbitan tahun 2010.

Namun, jangankan soal kebenaran ramalan kiamat. Buku itu malah mengungkap perhitungan akhir kalender 'Long Count' Maya diduga kuat tidak akurat. Selisihnya bisa 50 sampai 60 tahun.

Bagaimana bisa?

Isu besarnya, saat meneliti kalender kuno, arkeolog berusaha mengkorelasikan frame waktu mereka dengan kalender modern (Gregorian).

Misalnya, momentum-momentum penting Bangsa Maya seperti kelaparan perang, perayaan agama -- diterjemahkan dalam format hari/bulan/ tahun masa kini.

Para ahli Maya berusaha menemukan momentum penting yang bisa menghubungkan kelender 'Long Count' dengan Gregorian.

Untuk itu, para ilmuwan Maya menggunakan faktor korelasi yang dinamakan 'Konstanta GMT'. Inisial GMT didapatkan dari nama penemunya -- Joseph Goodman, Juan Martinez-Hernandez, dan J. Eric S. Thompson.

Adalah profesor Gerardo Aldana dari dari University of California, Santa Barbara yang mempertanyakan validitas korelasi -- berdasarkan adanya miskorelasi peristiwa astronomi di masa lalu.

Aldana menuliskan hal itu dalam bab khusus di buku "Calendars and Years II: Astronomy and Time in the Ancient and Medieval World"

Kata dia, Bangsa Maya adalah astronom yang canggih di jamannya. Mereka juga teliti merekam kejadian di langit saat malam hari.

Bangsa Maya mendokumentasikan fase Bulan, gerhana, dan bahkan melacak pergerakan Planet Venus. Catatan mereka memungkinkan mereka untuk memperkirakan siklus astronomi masa depan dengan akurasi besar.

Menurut Aldana, meski GMT menggunakan sumber bukti astronomi, arkeologi, sejarah untuk mengkorelasikan 'Long Count' dengan kalender modern, ada keraguan ketika bukti-bukti itu ditafsirkan dari artefak Maya kuno dan teks kolonial.

Misalnya, peristiwa penting, tanggal pertempuran yang ditetapkan penguasa Dos pilas (situs Maya di Guatemala). Penguasa Balaj Chan K’awiil memilih tanggal ini berdasarkan penampakan 'Chak Ek'.

Oleh arkeolog Stockholm University, Johan Normark, 'Chak Ek' diartikan sebagai Venus. Namun, Aldana dalam studinya menentang hal itu. Kata dia, 'Chak Ek' adalah meteor.

Bayangkan, jika kejadian dikorelasikan dengan Venus tapi sejatinya itu berkaitan dengan peristiwa acak seperti halnya penampakan meteorit? Jelas hasil dari menghubung-hubungkan waktu dalam kalender Maya dengan kalender modern acak-acakan dan pasti selisih.

Dalam tulisannya, Aldana menyajikan beberapa alasan mengapa konstanta GMT tak bisa diandalkan. Dia bukan orang pertama yang meragukannya.

Namun, penelitian lebih lanjut seperti penentuan waktu dengan radiokarbon perlu dilakukan untuk mendukung dalilnya. Jadi, masih percaya kiamat bakal terjadi 2012?

sumber: http://blognyajose.blogspot.com/2010/10/ternyata-kita-salah-hitung-kiamat.html

Selengkapnya...